Kemon.id, Siak – Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Penegasan ini disampaikan saat kegiatan gotong royong massal serentak yang digelar Pemerintah Kabupaten Siak di seluruh wilayah, Jumat (6/2/2026).
Afni menyampaikan, dengan luas wilayah Kabupaten Siak yang mencapai ribuan kilometer persegi, peran petugas kebersihan saja tidak akan cukup jika tidak dibarengi kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
“Saya mengimbau, kita yang hadir di sini menjadi pelopor untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan. Jumlah petugas kita sekitar 800 orang, tentu tidak cukup untuk menangani seluruh wilayah Siak,” ujar Afni.
Kegiatan gotong royong massal tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, staf swasta, hingga masyarakat umum. Aksi serupa juga dilaksanakan secara serentak di 14 kecamatan se-Kabupaten Siak.
Menurut Afni, gotong royong massal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Presiden, kata dia, menaruh perhatian serius terhadap kondisi darurat sampah yang terjadi di berbagai daerah.
Selain mengajak masyarakat berperan aktif, Afni juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi. Ia menyebut sebagian besar petugas kebersihan di Siak telah berusia antara 50 hingga 60 tahun, namun tetap menjalankan tugas dengan tanggung jawab tinggi.
“Kami berupaya agar tidak ada satu pun petugas kebersihan yang dirumahkan. Di tengah situasi sulit sekalipun, petugas kebersihan akan tetap kami pertahankan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menambahkan bahwa semangat gotong royong akan diperkuat melalui penerbitan surat edaran Bupati. Surat tersebut akan mengimbau seluruh kantor pemerintahan, sekolah, serta lingkungan RT dan RW untuk rutin melaksanakan gotong royong setiap Jumat.
“Ini bukan hanya soal sampah, tetapi juga soal kebersamaan, kepedulian, dan upaya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri,” kata Syamsurizal.
Melalui gerakan bersama ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan lingkungan terus tumbuh, sehingga tercipta lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
sumber: Infopublik.id
















