Kemon.id, Lumajang – Bupati Lumajang Indah Amperawati menekankan bahwa pembiayaan sektor produktif memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses modal yang memadai bagi pelaku usaha lokal dinilai mampu menopang stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Indah saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jawa Timur Tahun Buku 2025, yang digelar di Hotel Wyndham Surabaya, Selasa (10/2/2026).
Menurut Indah, orientasi pembiayaan ke sektor produktif merupakan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan daerah, terutama untuk menjaga keberlangsungan usaha dan aktivitas produksi masyarakat.
“Pembiayaan sektor produktif berperan penting dalam memastikan kegiatan usaha masyarakat berjalan secara konsisten. Ketika pelaku usaha memperoleh akses permodalan yang sesuai, roda perekonomian daerah akan bergerak lebih stabil,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sektor perdagangan, pertanian, peternakan, dan jasa menjadi pilar utama perekonomian Lumajang. Dukungan pembiayaan terhadap sektor-sektor tersebut diyakini mampu menjaga kontribusi ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Bupati Indah juga menekankan pentingnya pengelolaan pembiayaan secara terukur dan berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga menjaga keseimbangan antara ekspansi ekonomi dan stabilitas lembaga keuangan.
“Keberlanjutan ekonomi daerah sangat bergantung pada kemampuan pelaku usaha lokal dalam mempertahankan usahanya. Pembiayaan yang tepat sasaran menjadi faktor utama dalam menjaga konsistensi aktivitas ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa lembaga perbankan daerah memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pembangunan, terutama melalui penyaluran pembiayaan yang disesuaikan dengan potensi dan karakteristik wilayah.
“Selama akses pembiayaan dikelola secara tepat dan berkesinambungan, aktivitas ekonomi masyarakat akan terus berjalan dengan baik dan stabilitas ekonomi daerah dapat terjaga,” pungkas Indah.
sumber: Infopublik.id
















