Kemon.id, Redelong — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah mengeluarkan pengumuman resmi terkait akun media sosial lembaga tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah penipuan, akun palsu, serta penyebaran informasi tidak benar yang mengatasnamakan BPBD Bener Meriah.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi BPBD Bener Meriah. Dalam unggahannya, BPBD menegaskan bahwa lembaga ini hanya memiliki satu akun resmi, yaitu @bpbdbm, yang digunakan secara seragam di berbagai platform media sosial.
Akun @bpbdbm menjadi kanal resmi BPBD Bener Meriah di Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube. Melalui akun inilah seluruh informasi kebencanaan, peringatan dini, hingga imbauan darurat disampaikan kepada masyarakat.
BPBD Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam menerima serta menyebarkan informasi, khususnya yang berkaitan dengan kebencanaan. Informasi dari akun lain yang mengatasnamakan BPBD diminta untuk diabaikan.
“Informasi kebencanaan harus berasal dari sumber yang jelas dan terpercaya. Ingat dan catat: hanya @bpbdbm yang resmi,” tulis BPBD dalam pengumuman tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BPBD Bener Meriah dalam menjaga akurasi informasi publik. Informasi yang tidak valid dikhawatirkan dapat memicu kepanikan, kesalahpahaman, hingga kerugian di tengah masyarakat.
BPBD juga mengajak seluruh warga Kabupaten Bener Meriah untuk bersama-sama menjaga keamanan informasi digital, terutama terkait penanganan bencana dan kondisi darurat.
Dengan mengikuti akun resmi @bpbdbm, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi kebencanaan yang cepat, tepat, dan dapat dipercaya sebagai dasar pengambilan keputusan di situasi darurat.
sumber: infopublik.id
















